lonely

Posted by Awaluddin Ramdhan | Posted in | Posted on 06.20

Ada kisah seorang lelaki yang baik. Lelaki yang dengan senang hati membantu orang lain yang terlihat kesulitan. Lelaki yang mau peduli dengan orang lain, walau dia tidak dipedulikan oleh orang yang bersangkutan. Lelaki yang merelakan wanita yang dicintainya dibawa oleh lelaki lain. Lelaki yang mau mendengarkan segala gundah gelisah kepedihan teman-temannya walaupun dirinya juga sedang berada dalam masalah. Lelaki yang lebih memperhatikan teman-temannya daripada dirinya sendiri. Lelaki yang mau menunggu dan menyertai temannya yang sedang berada dalam masalah.

Lelaki tersebut punya banyak teman. Dia punya banyak sahabat. Dia selalu dikelilingi oleh gadis-gadis manis yang telah menjadi sahabat baiknya dan yang telah ia bantu. Dia selalu mendengarkan masalah-masalah teman2 wanitanya dengan seksama, tanpa memberikan interupsi dan saran yang tidak perlu. Lelaki dengan mudah memberikan bahu dan dadanya kepada wanita-wanita yang menangis dan membutuhkan sandaran tanpa melebarkan tangan untuk memeluk mereka. Lelaki itu berusaha menjadi orang ketiga yang objektif, melihat masalah teman-temannya dari segi orang ketiga yang tidak terlalu ikut campur. Lelaki itu selalu berusaha menenangkan wanita yang bermasalah dengan pacarnya yang brengsek, dan walaupun wanita itu tahu pacarnya brengsek dia tidak mau putus apapun yang lelaki itu katakan. Karena wanita itu mencintai si lelaki brengsek itu.

Lelaki itu adalah lelaki yang baik, lelaki yang pantas didapatkan oleh wanita karena lelaki ini tidak meminta apa-apa.

Tapi kenapa tidak ada yang mencintainya...?

Kenapa tidak ada wanita yang ingin bersama dengannya?

"Kau terlalu baik bagiku"

"Kita lebih baik berteman saja"

"Kau lebih cocok menjadi sahabat daripada pacarku"

Kenapa? Kenapa begitu? Bukankah kriteria pertama seorang wanita dalam mencari pasangan hidup adalah "Lelaki yang baik hati dan sederhana?"

Apa yang terjadi? Apakah ini karma? Hukum alam bahwa wanita lebih senang kepada lelaki yang macho, berotot, nakal, bertato, berkumpul dengan geng motornya, memiliki mobil mewah...?

Kemana lelaki yang baik hati, yang jauh lebih pantas dijadikan rencana pandangan hidup jauh ke depan itu, harus pergi?

Tidak ada yang tahu, tidak ada yang peduli. Dia akan menghabiskan hidupnya selalu sendiri, selamanya, tanpa ada wanita yang mau memberikan setengah hatinya pada lelaki itu. Semua orang akan menganggap lelaki itu baik-baik saja karena dia terlihat banyak teman dan dikelilingi wanita.

Namun sebenarnya dia kesepian. Dia ingin memiliki seseorang yang menunggunya di rumah, yang memberikan salam sebelum berangkat dan setelah pulang kerja, yang memberikan kehangatan di saat sulit dan semangat di saat yang berat, seorang wanita yang mau mengabdikan jiwa dan raganya demi lelaki ini.

Dia hanya kesepian.

Namun dia sudah tahu apa yang akan menimpa dirinya. Dia selalu berusaha menerima segala hal yang akan, dan telah terjadi. Dia sudah tahu dia akan hidup sendiri sampai mati, dan dia menerima itu. Dia hanya keluar dari kamarnya, berusaha membuat orang-orang di sekitarnya tersenyum bahagia dan kembali lagi ke kamarnya yang gelap. Sendiri, kesepian, tanpa ada yang menemani. Karena tidak ada yang peduli.

Namun dia menerima takdirnya dan terus hidup demi teman-temannya.

Karena lelaki tempat curhat para wanita tidak akan pernah mendapatkan wanita yang curhat kepadanya sebagai pasangan hidup.

ibu

Posted by Awaluddin Ramdhan | Posted in | Posted on 05.59

Waktu kamu berumur 2 tahun, dia mengajarimu bagaimana cara berjalan.. sebagai balasannya ... kamu kabur waktu dia memanggilmu....


Waktu kamu berumur 3 tahun, dia memasak semua makananmu dengan kasih sayang .. sebagai balasannya ... kamu buang piring berisi makananmu ke lantai...


Waktu kamu berumur 4 tahun, dia memberimu pensil warna ... sebagai balasannya .. kamu corat coret tembok rumah dan meja makan....


Waktu kamu berumur 5 tahun, dia membelikanmu baju-baju mahal dan indah..sebagai balasannya ... kamu memakainya bermain di kubangan lumpur.


Waktu berumur 6 tahun, dia mengantarmu pergi ke sekolah ... sebagai balasannya ... kamu berteriak "NGGAK MAU ..!"...


Waktu berumur 7 tahun, dia membelikanmu bola ... sebagai balasannya . kamu melemparkan bola ke jendela tetangga....


Waktu berumur 8 tahun, dia memberimu es krim ... sebagai balasannya.. kamu tumpahkan dan mengotori seluruh bajumu....


Waktu kamu berumur 9 tahun , dia membayar mahal untuk kursus-kursusmu, sebagai balasannya ... kamu sering bolos dan sama sekali nggak mau belajar...


Waktu kamu berumur 10 tahun, dia mengantarmu kemana saja, dari kolam renang sampai pesta ulang tahun .. sebagai balasannya ...... kamu melompat keluar mobil tanpa memberi salam....


Waktu kamu berumur 11 tahun, dia mengantar kamu dan temen-temen kamu kebioskop .. sebagai balasannya ... kamu minta dia duduk di barisan lain...



Waktu kamu berumur 12 tahun, dia melarangmu melihat acara tv khusus untuk orang dewasa ... sebagai balasannya ... kamu tunggu sampai dia keluar rumah.



Waktu kamu berumur 13 tahun, dia menyarankanmu untuk memotong rambut karena sudah waktunya sebagai balasannya.. kamu bilang dia tidak tahu mode.




Waktu kamu berumur 14 tahun, dia membayar biaya untuk kemahmu selama liburan .. sebagai balasannya ... kamu nggak pernah menelponnya.



Waktu kamu berumur 15 tahun, pulang kerja dia ingin memelukmu ... sebagai balasannya ... kamu kunci pintu kamarmu.



Waktu kamu berumur 16 tahun, dia mengajari kamu mengemudi mobil ...sebagai balasannya ... kamu pakai mobilnya setiap ada kesempatan tanpa mempedulikan kepentingannya.


Waktu kamu berumur 17 tahun, dia sedang menunggu telpon yang penting ... sebagai balasannya ... kamu pakai telpon nonstop semalaman..



waktu kamu berumur 18 tahun, dia menangis terharu ketika kamu lulus SMA.. sebagai balasannya ... kamu berpesta dengan teman-temanmu sampai pagi.


Waktu kamu berumur 19 tahun, dia membayar semua kuliahmu dan mengantarmu ke kampus pada hari pertama ... sebagai balasannya ... kamu minta diturunkan jauh dari pintu gerbang biar nggak malu sama temen-temen.


Waktu kamu berumur 20 tahun, dia bertanya "Darimana saja seharian ini?".. sebagai balasannya ... kamu menjawab"Ah, cerewet amat sih, pengen tahu urusan orang."



Waktu kamu berumur 21 tahun, dia menyarankanmu satu pekerjaan bagus untuk karier masa depanmu ... sebagai balasannya ... kamu bilang "Aku nggak mau seperti kamu."



Waktu kamu berumur 22 tahun, dia memelukmu dan haru waktu kamu lulus perguruan tinggi .. sebagai balasanmu ... kamu nanya kapan kamu bisa main ke luar negeri.



Waktu kamu berumur 23 tahun, dia membelikanmu 1 set furniture untuk rumah barumu ... sebagai balasannya ... kamu ceritain ke temanmu betapa jeleknya furniture itu.



Waktu kamu berumur 24 tahun, dia bertemu dengan tunanganmu dan bertanya tentang rencana di masa depan ... sebagai balasannya .. kamu mengeluh "Aduh gimana sih kok bertanya seperti itu."



Waktu kamu berumur 25 tahun, dia membantumu membiayai pernikahanmu sebagai balasannya ... kamu pindah ke kota lain yang jaraknya lebih dari 500 km.



Waktu kamu berumur 30 tahun, dia memberimu nasehat bagaimana merawat bayimu ... sebagai balasannya ... kamu katakan "Sekarang jamannya sudah beda."



waktu kamu berumur 40 tahun , dia menelponmu untuk memberitahu pesta salah satu saudara dekatmu .. sebagai balasannya kamu jawab "Aku sibuk sekali, nggak ada waktu."



Waktu kamu berumur 50 tahun, dia sakit-sakitan sehingga memerlukan perawatanmu ... sebagai balasannya ... kamu baca tentang pengaruh negatif orang tua yang numpang tinggal di rumah anaknya.



Dan hingga SUATU HARI, dia meninggal dengan tenang ... dan tiba-tiba kamu teringat semua yang belum pernah kamu lakukan... itu sangat menghantam HATIMU & membuatmu menyesal, tp sayang, semua sudah terjadi. sebelum semuanya terlambat, sayangilah orang tuamu!!

daun diantara pohon dan angin

Posted by Awaluddin Ramdhan | Posted in | Posted on 05.32

POHON
Orang-orang memanggilkun "pohon". karena aku sangat baik dalam menggambar pohon. Aku selalu suka menggunakan gambar pohon pada sisi kanan sebagai Trademark dalam sebuah lukisanku Aku telah berpacaran sebanyak 5 kali. Ada satu wanita yang sanagt kucintai tapi aku tidak punya keberanian untyuk mengungkapkannya. Dia tidak cantik. Dia sangat peduli dengan orang lain. Religius tapi dai hanya wanita yang biasa saja . Aku menyukainya. Sangat menyukainya . Gayanya yang innocent dan apa adanya, kemandiriannya, kepandaiannya, dan kekuatannya.
Alasanku untunk tidak mengajaknya kencan karena…….aku merasa biasa dan tidak serasi
untukku.
Aku takut jika kami bersama perasaan indah ini menghilang
Aku takut kalau ada gosib yang menyakitkan
Aku merasa dia adalah “sahabatku”
Aku akan memilikinya tiada batas, tidak harus memberikan semuanya unuk dia.
Alasan yang terakhir membuat dia menemaniku dalam berebagai pergumulan selama 3 tahun ini. Dia tahu aku mengejar gadis-gadis lain…..dan aku telah membuatnya menangis…..selama 3 tahun.
Ketika aku menggandeng pacarku yang ke-2, terlihat olehnya. Dia hanya tersenyum dan berwajah merah, setelah itu ia meniggalkan kami
Esoknya matanya merah dan bengkak dan merah. Aku sengaja untuk tidak memikirkan apa yang terjadi padanya dan apa yang membuatnya menangis . tapi aku bercanda dan tertawa bersama dia di ruangan itu seharian.
Di sudut ruangan ia menangis. Di atidak tahu bahwa aku mengambil barangku yang tertinggal disana..ia hampir mengais selama 1 jam.
Pacarku yang ke-4 tidak menyukainya. Sempat terjadi perang ang dingin anatara mereka berdua.Aku tau bukan ia yang melakukan perang dingin pertama kali. Entah mengapa aku tetap memilih pacarku. Aku pun meneriakinya dan matanya penuh dengan air mata kesedihan dan kaget.
Aku tidak memikirkannya dan pergi meninggalkannya bersama pacarku. Esoknya aku dan dia masih bercanda seharian seakan kejadian “itu” tidak pernah terjadi . aku tahu ia sedih dan kecewa atasa perbuatanku itu, tapi ia tidak tau sakit hatiku sama sakitnya dengan ia. Aku juga sedih…..
Ketika aku putus dengan paca ku yang ke-5, aku mengajaknya pergi. Setelah kencan 1 hari itu, aku megnatakan bahwa ada sesuatu yang ingin kukatakan. Kebetulan ia juga ingin mengatakn sesuatu padaku.
Aku mencertikan putusnya aku dengan pacarku. Dia berkata bahwa ia sedang memulai hubungan dengan seseorang.
Aku tahu baik pria itu, dia sering mengejarnya selama ini.c Pria yang baik penuh energi dan menarik.
Seketika itu juga hatiku sangat sakit…lebih sakit daripada sebelumnya. Aku hanya tersenyunm dan mengucapkan selamat padanya…Sampai di rumah air mataku mengalir deras karenanya….
Handphone-ku bergetar , SMS itu dikirim 10 hari sebelum aku menangis dan terluka.
SMS I itu berbunyi…”DAUN terbang karena ANGIN bertiup atau karena POHON tidak meminta padanya untuk tinggal”


DAUN
Aku suka mengoleksi daun-daun, kenapa? Karena aku merasa bahwa daun untuk meniggalkan pohon yang selama ini ditinggali butuh banyak kekuatan.
Selama 3 tahun aku dekat dengan seorang pri, bukan sebagai pacar tetapi sebagai “Sahabat”. Tetapi ketika ia mempunayi pacar untuk pertama kalinya…aku mempelajari pelajaran yang belum pernah aku alami sebelumnya….--CEMBURU—
Mereka hanay bertahan selama 2 bulan. Ketika mereka putus, aku menyimpan rasa bahagia luar biasa. Tapi sebulan kemudidan ia bersama gadis lain .
Aku menyukainya dan aku tahu bahwa ia juga menyukaiku..tapi kenapa ia tidak mau mengataknnya?Jika ia mencintaiku, mengapa dia tidak memulainya dahulu untuk mengalah?
Ketika dia punya pacar baru lagi, hatiku sedih. Waktu berjalan dan berjalan, hatiku sedih dan kecewa. Aku mulai mengira bahwa ini ada cinta bertepuk sebelah tangan.
Tapi mengapa dida memperlakukan lebih dari sekedar teman? Menyukai seorang sangat menyusahkan hati. Aku tau kesukaannya , kebiasaannya.
Tapi perasaannya padaku tidak pernah bias diketahui. \kau tidak mengharapkan seorang wanita untuk mengatakanya bukan. Diluar itu, aku mau tetap disampingnya , memberinya perhatian, menemani dan mencintainya. Berharap suatu nanti dia akan datang dan mencintaiku.
Hal itu seperti menunggu teleponnya tiap malam, mengharapkan mengirimkan SMS . Aku tau sesibuk apapu dia pasti meluangkan waktunya.
Tiga tahun cukup berat aku lalui dan………………..AKU MENYERAH. Kadang aku berpikir untuk tetap menunggu. Dilema yang menemaniku 3 tahun ini…Akhir tahun ketiga, ada seorang pria yang mengejarku..Setiap hari ia mengejarku tanpa lelah. Dia seperti angin yan glembut mencoba meniup daun untuk terbang dari pohon.
Segala daya ia lakukan untuk mendapatkanku, walau selalu kutolak. Sempat aku berpikir…………apakah aku ingin memberikan ruang kecil untuknya?
Dia seperti angin yan glembut mencoba meniup daun untuk terbang dari pohon. Akhirnya, aku sadar aku ingin member ruang untuk angin ruang kecil di hatiku…..
Aku tak ingin membawa pergi daun yang lusuh jauh dank e tempat yuang lebih baik. Akhirnya aku meniggalkan pohon. Pohon hanya tersenyum…………………….ia tidak memintaku untuk tinggal.
Aku sangat sedih memandangnya tersenyum ke arahku..
”DAUN terbang karena ANGIN bertiup atau karena POHON tidak meminta padanya untuk tinggal”

ANGIN
Aku menyukai seorang gadis bernam Daun.
Karena ia sangat bergantung pada pohon aku harus menjadi angin yang kuat
Angin akan meniup Daun terbang jauh.
Pertama kalinya, aku melihat seseorang memperhatikan kami. Ketika itu, dia selalu duduk disaan atau bersam teman-temannya mem[perhatikan Pohon.Ketiak Pohon berbicara dengan gadis-gadis ada cemburu dimatanya . Ketika Pohon memperhatikan Daun ada senyum dimatanya.Memperhatikan kebiasaanku. Seperti Daun yang suka melihat Pohon. Satu hari saja aku tak melihat dai aku merasa ada yang hilang.
Di sudut ruang itu, aku lihat Pohon sedang memperhatikan Daun. Air mengalir di mata Daun ketika Pohon pergi , kulihat Daun ditempatnya yang biasa sedang memperhatikan Poho. Aku melangkah dan tersenyum padanya. Kuambil secarik kertas , kutulis dan kuberikan padanya. Dia sangat kagetr meliahat isi surat itu. Kemudian ia tersenyum menerima kertasa dariku.
Esoknya ia menghampiriku dan ternyata hati Daun sangat kuat, Angin tak bisan meniupnya hal itu yang membuat Daun tidak mau meniggalkan Pohon. Sangat pelan, ia mulai membuka dirinya padan kehadiran ku….dan telponku..Aku tau aku bukan orang yang dicintainya…..tapi aku bersaha untuk membuat ia mencintaiku……….
Selama 4 bulan aku berjuang keras untuk mendapatkannya. Hampir tiap kali ia mengalihkan pembicaraan tapi aku tidak menyerah begitu saja. Aku ingin memilikinya dan berharap Ia menjadi pacarku suatu hari….Aku bertanya..., “Apa yang kau lakukan? Kenapa kau tidak membalasku?”
“Mengapa kau selaulu membisu?”Dia berkata ”Aku menengadahkan kepalaku…..”
“Ah?” AKu tidak percaya denagn apa yang ku dengar “Aku menengadahkan kepalaku….”dia berteriak….Kuletakan elepon….melompat…berlari seribu langkah… kerumahnya Dia membuka pintu bagiku..…”DAUN terbang karena ANGIN bertiup atau karena POHON tidak meminta padanya untuk tinggal.”

aku adalah aku

Posted by Awaluddin Ramdhan | Posted in | Posted on 05.09

Aku adalah Aku

aku adalah aku. aku ga bisa menjadi dia atau mereka. aku hanyalah manusia biasa yang mencoba menjadi luar biasa dengan segala kelebihan dan kekurangan yang aku punya.

aku adalah aku. aku ga bisa menjadi tampan agar memikat cewe dengan pertimbangan muka sentris, aku bukan orang kaya yang bisa memberi ini itu padahal sebenernya aku ga mampu, aku ga bisa jadi cowo sweet dengan memakai topeng untuk berpura pura baik agar kamu jadi tertarik. aku bukan sapardi yang merayumu dengan ratusan puisi di malam hari.

yang aku bisa hanya memberikanmu cinta, dan menggambarkannya dengan berbagai media yang aku punya

aku adalah aku, biar kau menilaiku layaknya bunga, kuncup, mekar, harum, layu lalu meranggas. semua ada waktunya. tinggal bagaimana kamu bisa menerimaku apa adanya. kadang duri menusuk, tak apa, anggap saja itu tanda kamu sesekali bersedia untuk terluka.

aku adalah aku. aku hanya bisa memberi kamu aku seutuhnya. anggap saja aku sebagai tanah liat, bila kamu menginginkanku berubah, bicara dan berdoalah, dan aku akan berusaha meminta dan membantu Tuhan agar memahatku sesuai bentuk yang kamu mau.

aku adalah aku.
karna kaulah aku ada
karna kaulah aku lebih percaya akan adanya cinta